10 Saham Pilihan – Maret 2026
Riset Saham Syariah

10 Saham Undervalued
Jakarta Islamic Index

Analisis mendalam valuasi & dampak geopolitik terhadap saham-saham syariah pilihan di tengah tekanan pasar 2026.

Tanggal Laporan
25 Maret 2026
Indeks JII
~537
Rentang 52 mgg: 367 – 624
IHSG YTD
−15%
per 9 Maret 2026
Rupiah
~16.800
per USD (melemah)
Mengapa Ini Momen Penting?

IHSG mengalami koreksi tajam sepanjang awal 2026 dipicu kombinasi eskalasi konflik Timur Tengah, revisi outlook kredit Indonesia oleh Fitch dari stable ke negative, serta pelemahan rupiah. Koreksi ini secara sistematis menekan harga saham-saham bluechip berkualitas, menciptakan celah valuasi menarik bagi investor jangka menengah–panjang yang sabar.

IHSG (9 Mar 2026)
7.337
−15,14% YtD
Inflasi Feb 2026
4,76%
Tertinggi sejak Mar 2023
Rating Fitch
Negative
Direvisi dari Stable
Pertumbuhan GDP Q4-2025
+5,39%
YoY — fundamental solid
Emas Global
Menguat
Safe-haven geopolitik
10 Saham JII — Data Terverifikasi

Harga terverifikasi dari IDX, Investing.com, dan TradingView. Data per penutupan terkini tersedia (Maret 2026).

Kode Nama Perusahaan Harga (IDR) Target Analis Potensi Naik PER est. Risiko Geo
TLKM Telkom Indonesia 3.240 3.887 +20% ~13x Rendah
ASII Astra International 5.825 ~6.900 +18% ~7,2x Sedang
ANTM Aneka Tambang (ANTAM) 3.890 4.545 +17% ~12x Sedang
PGAS Perusahaan Gas Negara 2.040 2.019¹ Sideways Tinggi
INDF Indofood Sukses Makmur 6.050 ~7.200 +19% ~6,8x Sedang
UNTR United Tractors 29.075 ~35.000 +20% ~7,5x Sedang
UNVR Unilever Indonesia 2.000 2.381 +19% ~9,4x Rendah
INCO Vale Indonesia 5.575 7.625 +37% ~18x Tinggi
SMGR Semen Indonesia 2.560 2.762 +8% Sedang
ADRO Alamtri Resources 2.500 2.550 +2% ~9,4x Tinggi

¹ Konsensus analis untuk PGAS menunjukkan sedikit di bawah harga saat ini; daya tarik utamanya adalah yield dividen ~7,6% dan posisi monopoli infrastruktur gas. Harga ANTM dan INCO telah diperbaiki dari sumber terkini. Semua harga dalam IDR per lembar.

Profil Lengkap 10 Saham
TLKM.JK
Telkom Indonesia
Telekomunikasi · BUMN
Harga Terverifikasi
Rp 3.240
Target: Rp 3.887 (+20%)
52-Mgg Range
2.050–3.990
EBITDA Margin
~51%
Div. Yield
6,64%

Telkom adalah operator telekomunikasi dominan Indonesia sekaligus perusahaan dengan kapitalisasi terbesar di JII. Koreksi signifikan dari level tertingginya di Rp 3.990 menjadikan saham ini berada di area menarik secara valuasi. Konsensus 16 analis merekomendasikan Beli, tanpa satu pun yang merekomendasikan Jual. EBITDA di atas Rp 74 triliun mencerminkan bisnis yang sangat menghasilkan kas dengan belanja modal terkelola.

🌍 Dampak Geopolitik — RENDAH
Hampir seluruh pendapatan berbasis domestik dalam rupiah, tanpa eksposur ekspor komoditas. Risiko geopolitik hanya bersifat tidak langsung melalui kepercayaan konsumen dan potensi pemangkasan belanja pemerintah. Konflik Hormuz dan ketegangan AS-China tidak berdampak material pada model bisnis TLKM. Verdik: Saham defensif terkuat di daftar ini.
ASII.JK
Astra International
Industri / Otomotif · Konglomerat
Harga Terverifikasi
Rp 5.825
Target: ~Rp 6.900 (+18%)
PER
~7,2x
EPS Kuartal
Rp 170
Div. Yield
5–7%

Salah satu konglomerat terbesar Indonesia yang mencakup otomotif, jasa keuangan, pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur. Meski saham ASII turun 12,69% secara YtD per 9 Maret 2026, fundamental tetap solid dengan laba bersih Rp 8,96 triliun per kuartal terakhir. PER 7,2x jauh di bawah rata-rata historisnya, menjadikannya salah satu saham paling terdiskon di indeks.

🌍 Dampak Geopolitik — SEDANG
Pelemahan rupiah mendorong naiknya biaya impor komponen otomotif. Ketegangan AS-China dapat menekan permintaan ekspor bahan baku Indonesia yang berdampak pada proyek infrastruktur ASII. Namun, lebih dari 70% pendapatan berasal dari pasar domestik yang memberikan bantalan alami. Risiko moderat: level kritis di Rp 17.000/USD.
ANTM.JK
Aneka Tambang (ANTAM)
Pertambangan Logam · BUMN
Harga Terverifikasi
Rp 3.890
Target: Rp 4.545 (+17%)
52-Mgg Range
1.390–4.970
EBITDA Margin
7,81%
Karyawan
3.730

ANTAM memproduksi emas, nikel, bauksit, dan perak. Dengan ATH di Rp 4.970 (26 Jan 2026) dan kini terkoreksi ke ~Rp 3.890, saham ini menawarkan upside +17% ke target analis konsensus Rp 4.545. Pendapatan kuartal terakhir Rp 13,01 triliun meski sedikit di bawah estimasi Rp 17 triliun.

🌍 Dampak Geopolitik — SEDANG (AMBIVALEN)
Eksposur emas ANTAM menjadi partial hedge geopolitik — konflik Timur Tengah mendorong permintaan safe-haven emas secara struktural. Di sisi lain, nikel bergantung pada permintaan baterai EV dari China yang bisa tertekan oleh perang dagang AS-China. Verdik: Mixed, namun emas memberikan perlindungan natural.
PGAS.JK
Perusahaan Gas Negara
Infrastruktur Energi · BUMN
Harga Terverifikasi
Rp 2.040
Yield Dividen: 7,59%
52-Mgg Range
1.425–2.520
EBITDA Margin
22,12%
Div. per Lembar
Rp 182

Distributor gas alam dominan Indonesia dengan monopoli infrastruktur jaringan pipa. Yield dividen 7,59% sangat menarik untuk saham syariah. Perhatian: laba bersih kuartal terakhir mencatat rugi Rp 375 miliar (EPS: −Rp 15,20), meski diprediksi pulih ke EPS Rp 56,78 di kuartal berikutnya. Harga naik +4,35% dalam satu sesi di 12 Maret 2026.

🌍 Dampak Geopolitik — TINGGI
Sekitar 20% LNG global melewati Selat Hormuz. Eskalasi konflik Iran dapat mengganggu pasokan dan menaikkan biaya input gas PGAS. Namun, harga gas lebih tinggi secara global juga berpotensi meningkatkan margin transmisi. Risiko volatilitas jangka pendek signifikan. Verdik: Yield menarik, namun siapkan volatilitas tinggi.
INDF.JK
Indofood Sukses Makmur
Konsumer Pokok / Pangan
Harga Terverifikasi
Rp 6.050
Target: ~Rp 7.200 (+19%)
PER
~6,84x
ROE
>7%
Koreksi YtD
−10,70%

Produsen Indomie dan portofolio merek makanan konsumer terbesar Indonesia. Dengan PER 6,84x — jauh di bawah rata-rata historis — INDF menjadi salah satu value play paling solid di JII. Koreksi YtD sebesar 10,70% per 9 Maret 2026 membuka peluang masuk di level diskon.

🌍 Dampak Geopolitik — SEDANG
Tekanan inflasi 4,76% (Feb 2026) menekan biaya bahan baku tepung terigu dan minyak sawit. Konflik Timur Tengah berpotensi menaikkan harga gandum global. Namun INDF memiliki kekuatan harga (pricing power) yang kuat sebagai pemimpin pasar. Permintaan produk kebutuhan pokok bersifat inelastis. Verdik: Defensif dengan valuasi murah.
UNTR.JK
United Tractors
Alat Berat / Pertambangan
Harga Terverifikasi
Rp 29.075
Target: ~Rp 35.000 (+20%)
PER
~7,45x
EBITDA Margin
25,90%
Karyawan
38.770

Distributor eksklusif alat berat Komatsu di Indonesia, sekaligus beroperasi di pertambangan batubara dan emas. EPS kuartal terakhir Rp 1.340 melampaui estimasi Rp 1.200 (+12% surprise). Laba bersih stabil di kisaran Rp 3,34 triliun per kuartal. PER 7,45x termasuk murah untuk kualitas bisnis ini.

🌍 Dampak Geopolitik — SEDANG
Siklus capex pertambangan Indonesia menjadi penggerak utama permintaan alat berat. Perlambatan China akibat guncangan energi dari konflik Timur Tengah dapat menekan permintaan batubara Indonesia. Namun program infrastruktur pemerintah Prabowo memberikan buffer domestik. Variabel kunci: pertumbuhan ekonomi China 2026.
UNVR.JK
Unilever Indonesia
Konsumer / FMCG
Harga Terverifikasi
Rp 2.000
Target: Rp 2.381 (+19%)
52-Mgg Range
1.125–2.840
Laba Bersih 2025
+126,8% YoY
Pertumbuhan Rev.
+4,3% YoY

Unilever Indonesia mencatat laba bersih Rp 7,64 triliun sepanjang 2025, tumbuh 126,8% YoY — sebuah rebound luar biasa yang belum sepenuhnya terefleksi dalam harga. Dengan PER 9,39x (di bawah rata-rata 5 tahun), saham ini diperdagangkan mendekati level terendah multi-tahun. Dalam satu sesi pasca-sentimen positif China, UNVR mampu naik +4,9%.

🌍 Dampak Geopolitik — RENDAH
Hampir seluruh pendapatan dalam rupiah dari konsumen domestik. Risiko utama adalah pelemahan rupiah yang menaikkan biaya impor bahan baku (bahan kimia, turunan sawit). UNVR sangat responsif terhadap sentimen makro: rebound cepat saat sentimen membaik. Verdik: Defensif dengan leverage recovery tinggi.
INCO.JK
Vale Indonesia
Pertambangan Nikel · MIND ID
Harga Terverifikasi
Rp 5.575
Target: Rp 7.625 (+37%)
52-Mgg Range
1.825–7.900
EBITDA Margin
24,45%
EPS Surprise
+48,23%

Vale Indonesia merupakan salah satu produsen nikel terbesar dunia, kini bagian dari ekosistem MIND ID. EPS kuartal terakhir Rp 46,10 melampaui estimasi Rp 31,10 (+48% surprise). Laba bersih Q4 2025 Rp 444,99 miliar vs Rp 56,93 miliar kuartal sebelumnya. Dengan target analis Rp 7.625 dan harga kini di Rp 5.575, potensi upside +37% menjadikannya saham dengan upside terbesar di daftar ini.

🌍 Dampak Geopolitik — TINGGI
Harga nikel tertekan oleh kelebihan pasokan NPI dari China. Perlambatan capex EV China akibat guncangan energi Timur Tengah dapat memperlemah permintaan. Namun, dekoupling AS-China mendorong produsen baterai Barat mencari nikel non-China, dimana INCO berposisi strategis. Proyek Pomalaa dan Bahodopi di ekosistem MIND ID adalah katalis jangka panjang. Potensi upside tertinggi, risiko jangka pendek tertinggi.
SMGR.JK
Semen Indonesia
Material Bangunan / Semen · BUMN
Harga Terverifikasi
Rp 2.560
Target: Rp 2.762 (+8%)
52-Mgg Range
2.070–3.700
Buy Back
Rp 200 M
Div. Yield
3,09%

Produsen semen terbesar Indonesia (merek SIG) sedang aktif melakukan buyback saham senilai Rp 200 miliar. Harga pembukaan hari ini (per data Investing.com) di Rp 2.560 dengan range harian 2.480–2.970. Sinyal teknikal TradingView: Strong Buy. Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau proyek dermaga Tuban SMGR pada 6 Maret 2026 — sinyal dukungan pemerintah.

🌍 Dampak Geopolitik — SEDANG
SMGR adalah taruhan pada supercycle infrastruktur domestik Indonesia. Risiko utama: pemangkasan belanja pemerintah 8,4% di awal 2025 memperlambat proyek. Kenaikan harga batubara (input utama kiln semen) akibat guncangan Hormuz dapat menekan margin. Namun buyback aktif dan dukungan pemerintah menjadi katalis positif. Verdik: Upside terbatas, tapi risiko downside juga terjaga.
ADRO.JK
Alamtri Resources
Pertambangan & Transisi Energi
Harga Terverifikasi
Rp 2.500
YtD: +29,83% | Target: Rp 2.550
PER
~9,36x
ROE
>7%
Kenaikan YtD
+29,83%

Alamtri Resources (sebelumnya Adaro Energy) sedang menjalani transformasi strategis dari batubara termal ke energi bersih — termasuk proyek smelter aluminium 500.000 ton dan pengembangan solar farm & baterai. Saham naik +6,38% ke Rp 2.500 pada 12 Maret 2026. Target analis Rp 2.550 merekomendasikan beli dengan proyeksi diversifikasi energi.

🌍 Dampak Geopolitik — TINGGI
Konflik Timur Tengah secara paradoks mendorong harga batubara naik dalam jangka pendek (berkah bagi earnings ADRO), namun tekanan transisi energi global memberi tekanan jangka panjang. Segmen green energy (Adaro Green) bersifat lebih insulated dari volatilitas geopolitik. Kenaikan YtD +29,83% mencerminkan optimisme pasar terhadap pivot hijau ADRO.
5 Faktor Geopolitik Penentu Harga JII 2026
01
Eskalasi Timur Tengah & Risiko Selat Hormuz
Sekitar 31% aliran minyak global dan ~20% LNG melewati Hormuz. Eskalasi Iran memicu volatilitas energi, mendorong harga minyak dan emas naik — menguntungkan ANTM, menekan PGAS jangka pendek.
Dampak: Energi & Emas
02
Ketegangan Dagang AS-China
Potensi tarif AS terhadap China dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi China dan menekan permintaan komoditas Indonesia (batubara, nikel). INCO dan ADRO paling rentan. Namun dekoupling juga menciptakan peluang untuk nikel non-China.
Dampak: Komoditas
03
Revisi Outlook Kredit Indonesia (Fitch)
Fitch merevisi outlook dari Stable ke Negative pada Maret 2026, memicu capital outflow asing dan pelemahan rupiah. Ini menekan semua saham JII secara sistematis — namun menciptakan harga masuk yang lebih murah bagi investor jangka panjang.
Dampak: Seluruh JII
04
Pelemahan Rupiah & Inflasi
Inflasi Feb 2026 melonjak ke 4,76% (tertinggi sejak Mar 2023) akibat kenaikan harga energi dan rupiah lemah. Ini menekan margin ASII, UNVR, dan INDF jangka pendek, namun saham-saham ini memiliki pricing power untuk meneruskan biaya ke konsumen.
Dampak: FMCG & Industri
05
Ketahanan Ekonomi Domestik Indonesia
GDP Indonesia tumbuh +5,39% YoY di Q4 2025 dengan target Q1 2026 sebesar 5,5–6%. Konsumsi menyumbang >50% GDP. Ini menjadi jangkar fundamental bagi saham-saham domestik seperti TLKM, UNVR, INDF, dan SMGR meskipun tekanan eksternal besar.
Dampak: Positif Domestik
⚠ Peringatan Penting: Laporan ini disusun untuk tujuan informasi dan riset semata. Seluruh data harga, target analis, dan metrik fundamental bersumber dari IDX, Investing.com, TradingView, dan media pasar modal Indonesia yang tersedia secara publik per Maret 2026. Harga saham bergerak dinamis setiap saat — angka yang tercantum mencerminkan data terkini yang dapat diverifikasi, bukan harga real-time saat dokumen ini dibaca. Ini bukan merupakan rekomendasi investasi, ajakan beli atau jual saham, maupun saran keuangan profesional. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri (due diligence) dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi OJK sebelum mengambil keputusan investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Laporan Riset Saham Syariah · Jakarta Islamic Index (JII) · 25 Maret 2026

Sumber data: IDX · Investing.com · TradingView · Bisnis.com · CNBC Indonesia · Stockbit · HargaSaham.id